
Desah nafasnya cepat
Saat santai, desah nafas kita begitu tenang mengalir. Namun, saat wanita turn on, hembusan nafasnya begitu cepat. Ini juga berimbas pada jantungnya yang berdetak semakin cepat. Detak jantung dan desah nafas yang meningkat terjadi saat dia bersiap untuk orgasme, di mana organ dalam dan otot-ototnya membutuhkan lebih banyak oksigen.Jika Anda bisa mendengar perubahan desah nafasnya, berarti aksi yang Anda lakukan sudah tepat. Jika Anda bisa merasakan detak jantungnya, berarti Anda berhasil memuaskannya. Bahasa seksual ini memberikan Anda sinyal bahwa dia terangsang. Anda patut curiga jika dia bernafas dengan normal padahal telah melewati orgasme dahsyat.
Menggeliat
Jika pasangan menendang ujung kakinya dan menggeliat di tubuh Anda, kemungkinan dia sedang menikmati tubuhnya. Anda telah berhasil membuatnya horny. Jika dia "mendorong" tubuh Anda, maka dia tengah merasakan nikmat. Cobalah mengubah posisi atau berhenti sementara waktu, lalu panaskan kembali dengan tangan Anda jika dia tidak memberikan reaksi tersebut. Setelah itu, lihat bagaimana bahasa tubuhnya seksualnya berubah.
Pergerakan otot vagina
Anda dapat merasakan otot-otot, kulit, dan dinding Miss V-nya saat Mr P Anda tengah bertarung liar di dalamnya. Dinding vagina adalah otot yang sangat kuat dan pasangan akan menggunakan bagian ini maupun sebagiannya untuk merasakan kenikmatan selama bercinta.Anda juga bisa merasakan kontraksi dan kenikmatan selama orgasme. Saat itu, Miss V-nya mengejang dan mencengkeram Anda. Tapi tidak selalu, jadi jangan gunakan hal itu sebagai ukuran. Karena akibat beberapa kondisi penyakit, beberapa wanita tidak punya kontrol yang baik saat orgasme. Jika Anda tidak merasa dicengkeram, jangan keburu menyelesaikan pergumulan. Toh, Anda sudah bisa mengetahui sensasi kenikmatan itu lewat Miss V-nya, terutama saat mendekati orgasme, karena dia akan membiarkan Anda masuk lebih jauh. Perhatikan bahasa tubuh seksualnya dan rasakan apa yang terjadi di dalam area Miss V-nya.Tiap wanita dan pria punya taste yang berbeda dan tidak akan memberikan reaksi yang sama, meski dengan sentuhan yang sama. Jadi, cobalah beberapa hal dan jangan terjebak dalam rutinitas. Berlatih, menggoda, dan ubah posisi. Saat Anda mendengar erangannya, Anda akan tahu bahwa Anda baru saja menyerang titik yang tepat, jadi teruskanlah.